Rabu, 20 Juli 2011

Dua Pilihan


Untukmu wahai saudara dan saudariku seiman yang hidup dan berada di bumi Allah yang begitu indah….
Saudara-saudariku…..

 Hidup ini memberi pilihan untuk kita. Pilihan yang begitu sulit untuk kita laksanakan namun begitu indah balasan yang akan kita peroleh setelahnya. Ada suatu pilihan yang begitu mudah kita laksanakan tetapi malah membawa kita dekat dengan jurang yang akan membawa kita jatuh ke dalam neraka.

Sebuah pilihan yang begitu sulit untuk ditolak. Ia berselimut kekayaan, kekuasaan, kemewahan, dan segala bentuk keindahan yang akan membawa kenyamanan dalam hidup di dunia ini. Tetapi tanpa dirimu sadari atau mungkin kau menyadarinya, segala bentuk yang ia tawarkan hanyalah sebangian kecil dari apa yang Allah SWT akan berikan untukmu di Akhirat nanti. Dirimu begitu bangga dengan kekayaan yang engkau miliki, kekuasaanmu membuatmu buta dan tak peduli dengan orang-orang yang ada disekitarmu, kemewahan yang engkau miliki membuat dirimu semakin angkuh dan merasa dirimu lebih hebat, akhirnya engkau melupakan tugasmu sabagai hamba dari Sang Pencipta Alam Semseta, Allah SWT.

Dan ada sebuah pilihan yang ditawarkan dalam hidup ini, namun sayang peminatnya tak begitu banyak bahkan ada diantaranya yang segera berputus asa ketika pilihan ini menjadi takdirnya. Pilihan ini begitu sulit untuk dilaksanakan namun ketika engkau bersabar, bertawakkal, dan tetap istiqomah menghadapi segala ujian yang tidak begitu mudah ini, yakinlah jika kebahagiaan nyata akan engkau genggam. Walau di bumi ini engkau tak dapat menggenggamnya percayalah jika Allah SWT akan menepati janjinya. Dengan segala kesabaran, tawakkal dan istiqomahmu engkau akan bahagia di Surga nantinya.

Terkadang manusia hanya berpikir “bagaimana caranya hidup bahagia didunia?” tanpa mereka berpikir tentang hidup di akhirat nantinya. Sesungguhnya kehidupan yang kekal adalah diakhirat bukan di bumi ini. Bumi tempat kita berpijak adalah suatu tempat untuk kita menentukan dimana kita akan berada nantinya surga atau neraka. Ketika dirimu tak mampu menahan godaan setan, neraka adalah tempatmu. Namun ketika dirimu terus bertawakkal dan tetap istiqomah menjaga keimananmu maka Surga terindah telah menunggumu.

Wahai saudara-saudariku….

Ketika dirimu diberi segala kebahagian didunia maka jangan pernah dirimu merasa angkuh dengan apa yang kau punya, karena sesungguhnya milikmu adalah titipan Allah yang dapat diambil-Nya sewaktu-waktu. Dan ketika dirimu bukanlah seseorang yang beruntung untuk merasakan kenikmatan akan sebuah kebahagiaan dunia, maka bersabar, bertawakkal dan tetap istiqomah menghadapi segalanya.

Wahai saudara-saudariku…

Janganlah dirimu memilih sesuatu karena engkau hanya memikirkan seberapa bahagia hidupmu dibumi ini. Tetapi berpikirlah bagaimana engkau dapat menjadi seseorang yang bermanfaat untuk orang lain dan hidup bahagia di akhirat….

Aku Bahagia dapat Diam


Mencintaimu dalam diamku adalah sebuah anugerah
Karena aku mampu untuk menahan perasaan ini yang sesungguhnya sangat bergejolak dihatiku…
Aku bahagia dapat mencintaimu dalam diam
Karena diam adalah caraku mencintaimu
Tanpa perlu kau tau jika aku mencintaimu
Dan tanpa perlu kau mengubah dirimu didepanku
Aku jatuh cinta karenamu, bukan karena fisikmu apalagi materimu
Tetapi aku jatuh cinta padamu disaat aku tak pernah melihat seorang pemuda sepertimu
Seorang pemuda yang sangat menjaga ketagwaannya,
 seorang pemuda yang mampu memfilter pergaulannya.
Seorang pemuda yang mau berjihad untuk agamanya Islam…
Bagiku kaulah seorang pemuda impian jutaan muslimah
Tentunya para bidadari bumi yang jauh lebih baik dariku…
Aku merasa tak pantas untuk mencintai seorang pemuda sepertimu
Karena aku hanyalah seorang perempuan sederhana yang masih sangat butuh bimbingan dalam agama
Aku butuh seorang pendamping sepertimu kelak nanti
Yang dapat menuntunku untuk megamalkan seluruh ajaran Islam
Dan membangun kehidupan yang diatur dalam hukum syar’i
Ya Allah… apakah pantas seorang sepertiku berharap dapat mendampingi seorang pejuangmu?
Ya Allah… apakah aku pantas menjadi bidadari hati untuk penyejuk hati seorang kekasihmu?
Ya Allah… aku jatuh cinta pada-Nya, karena aku mencintai-Mu…
Ya Allah… jodohkanlah aku dengannya kelak nanti, agar bertambah besar rasa cintaku pada-Mu
Tanpa harus mengurangi rasa cintaku pada-Mu sebelumnya…
Ya Allah Ya Rabbi… Engkau maha tau segala sesuatu yng terbaik untukku
Ya Allah… aku berharap yang terbaik untukku kelak nanti…..

Idealnya Seorang Pemuda


Dia pribadi yang muslim,
Berhati emas, Berpotensi prima,
Yang di kala damai
Anggun petaka kijang dari padang perburuan
Yang di kala perang
Perkasa bak harimau kumbang
Dia perpaduan manis empedu
Satu kali dengan kawan
Lain kali dengan lawan
Yang lembut dalam berbahasa
Yang teguh dalam membawa suluh
Angannya sederhana
Citanya mulia
Tinggi keutamaan dalam hati-hati
Tinggi budi, rendah hati
Dialah sutera halus di tengah sahabat tulus
Dialah baja
Ditentangnya musuh durhaka
Dia ibarat gerimis atau embun tiris
Yang memekarkan bunga-bunga
Yang melambaikan tangkai-tangkai
Dia juga putting beliung
Yang melemparkan ombak menggunung
Yang mengguncangkan laut ke relung-relung
Dialah gemericik air di taman sari, asri
Dia juga penumbang segala belantara
Segala sahara
Dialah pertautan agung iman Abu Bakar
Perkasa Ali
Papa Abu Dzar
Teguhnya Salman
Mandirinya di tengah masa yang bergoyang
Ibarat lentera ulama di tengah gulita sahara
Dia pilih syahid si sabilillah atas segala kursi dan upeti
Dia menuju bintang menggapai malaikat
Dia tentang tindak kuffur Pola aniaya di mana saja
Maka nilainya pun melambung tinggi
Harganya semakin tak terperi
Maka siapakah yang akan sanggup membelinya
Kecuali Rabb-nya?

Dikutip dari: Burhan Sodiq “Gombal Warning”